Jumat, 04 Juni 2010

GULMA DARAT DAN GULMA AIR

ADIANTUM CUNEATUM LANGS. & FISCH

Nama umum Suplir (Jawa)
Nama umum/dagang Suplir
Klasifikasi
Divisi Pteridophyta
Kelas Filicinae
Bangsa Eufilicales
Suku Polypodiaceae
Marga Adiantum
Jenis Adiantum cuneatum Langs. & Fisch.
Morfologi
Daun


Tunggal, di ujung cabang atau batang, lonjong, tepi berlekuk, ujung runcing, pangkal bertoreh.pada sisi bawahdaun terdapat spora untuk berkembang biak panjang 20-40 cm, lebar 15-25 cm, hijau.





Batang




Tegak, mudah retak, silindris,permukaan licin,
percabangan tumbuh dari pangkal, hitam.

Bunga/spora


Tanaman Suplir pada umumnya tidak memiliki bunga melainkan tanaman yang menghasilkan spora.




Akar



Akar dari tanaman suplir ini berbentuk akar serabut, bulat dan berwarna putih.





Daur Hidup
Suplir ialah tumbuhan yang bisa melakukan repduksi secara cepat baik secara vegetatif maupun generatif setiap tahun, oleh sebab itu suplir sering disebut sebagai tumbuhan annual (semusim)
Habitat
Suplir ialah tumbuhan darat yang menyukai suhu yang relatif lembab dengan PH 6-7. Suplir bisa ditumbuh disela-sela bebatuan yang lembab dan ternaungi oleh tanaman lain. Suplir akan mati jika lingkungan dalam keadaan kering.
Nilai Ekonomis
Suplir memang terhitung “tanaman hias kuno”. Dalam artian, masa jaya suplir ( yang terjadi sekitar tahun 80-an ) sudah lama berlalu. Namun hingga saat ini, masih banyak orang yang tertarik untuk merawat tanaman yang nama inggrisnya adalah Maidenhair ini. Mungkin suplir tetap disukai karena hijau daun-daunnya bisa “membuat adem” mata dan suasana.
Daun Adiantum cuneatum berkhasiat untuk pelancar air seni dan akarnya berkhasiat sebagai obat cacing. Untuk pelancar air seni dipakai ± 10 gram daun segar Adiantumcuneatum dicuci, direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit, dinginkari dan disaring. Hasil saringan diminum dua kali sehari sama banyak pagi dan sore.
Jadi, suplir selain sebagai tanaman hias dapat jj\uga sebagai tanaman obat dengan nilai ekonomis yang cukup baik.

AZOLLA
Nama umum Azolla
Klasifikasi
Kerajaan Plantae
Divisi Pteridophyta
Kelas Pteridopsida
Ordo Salviniales
Famili Salvinacea
Genus Azolla
Morfologi
Daun


Daun Azolla berbentuk daun tunggal, di ujung cabang atau batang, bentuk membulat, pangkal bertoreh dan lebar daun + 0,3 mm.





Batang

Batang azolla berbentuk silindris, diameter sangat kecil dan berukuran sangat pendek sehingga sangat sulit untuk menentukan bagian batangnya.

Bunga
Dalam literatur yang kami peroleh tidak menyebutkan adanya bunga pada tanaman Azolla. Azolla merupakan tumbuhan yang banyak melakukan perbanyakan secara vegetatif.
Akar


Azolla memiliki akar serabut dengan rambut akar disetiap akarnya.





Daur Hidup
Azolla merupakan tunbuhan annual (semusim), karena dalam kurun waktu kurang dari satu tahun Azolla sudah bisa melakukan reproduksi.
Habitat
Azolla ialah tumbuhan air yang banyak ditemukan di sawah, rawa dan kolam-kolam yang tak terawat dengan baik. Azolla dapat baik di dataran rendah hingga tinggi dengan PH 6-7. Azolla akan tumbuh secara maksimal jika dalam keadaan lembab dan dingin, dengan ketinggian sekitar 800 m dpl.
Nilai Ekonomis
Azolla merupakan gulma air yang saat ini sudah mulai banyak di budidayakan oleh petani. Azolla banyak dibudidayakan karena memiliki fungsi antara lain sebagai kompos, penyubur lahan pertanian, pakan ternak dan sebagai pupuk organik. Azolla sangat baik untuk lahan pertanian karena sebagai tempat bersimbiosisnya cyanobacteri yang aktif mengambil nitrogen di udara sehingga Azolla sangat menguntungkan bagi para petani.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar